Tentang

ITEKES Bali sebagai Institut Teknologi dan Kesehatan pertama di Bali telah Terakreditasi B oleh BAN-PT. Selain fasilitas yang lengkapITEKES Bali juga memliki program unggulan berupa Student and Faculty Exchange Training Program dengan perguruan tinggi di Australia, Thailand, Taiwan, Jepang dll serta penyaluran tenaga kerja lulusan untuk bekerja di luar negeri.

PROGRAM STUDI

  • D-3 Kebidanan

  • D-3 Keperawatan

  • S-1 Keperawatan

  • Pendidikan Profesi Ners

  • D-IV Keperawatan Anastesiologi

  • S-2 Keperawatan

  • S-1 Farmasi Klinik dan Komunitas

  • S-1 Kebidanan

  • Pendidikan Profesi Bidan

  • S-1 Teknologi Pangan

D-3 Kebidanan

Program Studi D III Kebidanan merupakan salah satu antisipasi tuntutan masyarakat dan tuntutan program pelayanan kesehatan akan tenaga kesehatan profesional di bidang Kebidanan. Penyelenggaraan Program Studi D III Kebidanan  Itekes Bali berdasarkan surat keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia No.58/D/O/2005 tanggal 22 September 2005. Masa pendidikan D III Kebidanan Stikes Bali adalah 6 semester. Sebutan Profesional D III Kebidanan yaitu Ahli Madya Kebidanan (A.Md.Keb), dengan batas maksimal masa studi adalah 10 semester. Jumlah beban studi seluruhnya adalah 114 SKS dengan penjabaran 89 SKS kurikulum rekomendasi Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND), 17 SKS muatan kurikulum institusional dan 8 SKS muatan wajib. Program Studi D III Kebidanan Itekes Bali telah terakriditasi oleh BAN-PT berdasarkan Surat Keputusan Badan Akriditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor: 489/SK/BAN-PT/Akred/Dpl-III/XII/2014 Tanggal 29 Desember 2014 tentang Status, peningkatan dan hasil Akreditasi Program Studi Diploma III Kebidanan Itekes Bali, dengan peringkat akreditasi B.

AKADEMIK

Masa pendidikan D III Kebidanan STIKES Bali adalah 6 semester yang terbagi dalam 3 tahap / tingkat : tahap I, tahap II, tahap III. Sebutan Profesional D III Kebidanan yaitu Ahli Madya Kebidanan ( A.Md.Keb), dengan batas maksimal masa studi adalah 10 semester.

1) Beban Studi

Jumlah beban studi seluruhnya adalah 114 SKS dengan penjabaran 89 SKS kurikulum rekomendasi Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND), 17 SKS muatan kurikulum institusional dan 8 SKS muatan wajib, dengan penyebaran untuk masing – masing tahap adalah sebagai berikuit :

  1. Tahap I    : 40 SKS
  2. Tahap II   : 41 SKS
  3. Tahap III : 33 SKS

Jumlah             : 114 SKS

2) Target Ketrampilan

Selama perkuliahan, mahasiswa diwajibkan untuk mencari ketrampilan yang menunjang memenuhi kompetensi yan g harus dimiliki oleh setiap bidan. Target ketrampilan ini harus dipenuhi jika mahasiswa akan mengikuti UJIAN AKHIR KOMPREHENSIF. Jika mahasiswa belum melengkapi target yang telah ditetapkan maka mahasiswa bersangkutan tidak diperkenankan untuk mengikuti ujian akhir komprehensif.

Adapun target ketrampilan yang dimaksud adalah :

No

Target Ketrampilan

Fisiologis

Patologis

1

Askeb Ibu I/ Kehamilan

100

10

 

2

 

Askeb Ibu II/ Persalinan

 

25

 

5

 

3

 

Askeb Ibu III/ Nifas

 

50

 

5

 

4

 

Pelayanan KB (Suntik/pil/IUD/AKBK)

 

35/10/3/2

 

 

 

5

 

Askeb Bayi Baru Lahir

 

25

 

5

 

6

 

Askeb Balita Sehat

 

10

 

 

 

7

 

Askeb Balita Sakit ( Diare/ ISPA)

 

10/10

 

 

 

8

 

Imunisasi (BCG/Hepatitis B/Polio/DPT/Campak)

 

10/10/10/10/10

 

 

 

9

 

Keluarga binaan

 

 

 

 

S-1 Keperawatan

1. Masa Pendidikan

Masa Pendidikan Stikes Bali

Masa pendidikan Program Studi Ilmu Keperawatan Ners dibagi menjadi 2 (dua) Tahapyaitu TahapAkademik (Ilmu Keperawatan) ditempuh selama 4  tahun (8 semester), maksimal batas masa studi 10 (sepuluh) semester dan TahapProfesi (Ners) ditempuh selama 1 tahun (2 semester) maksimal masa studi 4 (empat) semester. TahapAkademik dengan gelar Profesional Sarjana Keperawatan (S.Kep) dan Tahapprofesi dengan gelar Ners. Jadi gelar Profesional setelah menempuh kedua tahappendidikan adalah Sarjana Keperawatan Ners (S.Kep.,Ns)

Masa Pendidikan Maksimal (SNPT No. 44 Tahun 2015 ).

Program studi Ilmu Keperawatan Ners 7 tahun (14 Semester) untuk tahap akademik, untuk tahap profesi Ners 3 tahun (6 Semester)

Untuk mahasiswa yang telah melewati batas maksimal masa studi namun belum menyelesaikan Tahap Profesi(Ners) dijinkan mengikuti Tahap profesi dengan aturan administrasi pendidikan dan administrasi keuangan sesuai dengan yang berlaku saat tahun pengambilan Tahap profesi

 

2. Beban Studi

Jumlah beban studi seluruhnya adalah 182 SKS, terdiri dari 146 SKS tahap Akademik terdiri dari 118 SKS beban kurikulum nasional, 28 SKS beban muatan lokal dan 36 SKS Profesi, terdiri dari 29 SKS kurikulum nasional dan 7 SKS muatan lokal dengan penyebaran masing-masing untuk Tahap pendidikan sebagai berikut:

  1. TahapAkademik = 146 SKS
  2. TahapProfesi     =   36  SKS   +

Jumlah                     = 182 SKS

 

3.Garis Besar Mata Ajaran

Jumlah Garis besar mata ajaran adalah 59 GBMA dengan penyebaran untuk masing-masing tahap pendidikan sebagai berikut:

  1. Tahap Akademik = 50 GBMK
  2. Tahap Profesi     = 10 GBMK  +

    Jumlah                  = 60 GBMK

S-1 Kebidanan

Program Studi D III Kebidanan merupakan salah satu program studi yang dibentuk dalam rangka menjawab tantangan global terkait pelayanan kesehatan ibu dan anak yang berkualitas dikelola secara professional dengan memperhatikan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, regulasi, mampu  berinovasi serta keterampilan yang diperlukan masyarakat dan Negara. Kurikulum Sarjana Kebidanan dan Pendidikan profesi bidan disusun mengacu pada profil lulusan Profesi Bidan, Capaian Pembelajaran yang mengacu pada deskripsi jenjang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) sesuai Perpres Nomor 8 Tahun 2012 dan Permenristekdikti No.44 tahun 2015 tentang SN-Dikti, yang terstruktur untuk tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visi keilmuan program studi. Penyelenggaraan Program Studi Sarjana Kebidanan dan Profesi Bidan berdasarkan pada Surat Keputusan (SK) Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI No 197/KPT/I/2019

Prodi Sarjana Kebidanan ITEKES Bali memiliki keunggulan dibidang asuhan komplementer dimana mahasiswa dibekali keterampilan terkait dengan Baby Spa, Yoga dalam kesehatan wanita dan Hypnobirthing. Pendidikan Sarjana Kebidanan pada tahap akademik ditempuh selama 8 semester dengan masa pendidikan paling lama 7 tahun dengan memperoleh gelar professional Sarjana Kebidanan (S.Keb), sedangkan pada tahap Profesi ditempuh selama 2 semester dengan masa pendidikan paling lama 3 tahun dengan gelar professional Bidan (Bd).

AKADEMIK

  1. Beban Studi

Adapun Jumlah beban studi seluruhnya adalah 180 SKS terdiri dari 145 SKS tahap akademik, teridiri dari 118 SKS beban kurikulum nasional, 6 SKS beban muatan lokal, dan 35 SKS profesi yang terdiri dari 33 SKS kurikulum rekomendasi AIPKIND dan 2 SKS muatan lokal dengan penyebaran untuk masing – masing tahap adalah sebagai berikuit :

  1. Tahap Akademik : 145 SKS
  2. Tahap Profesi : 35 SKS

Jumlah                         : 180 SKS

 

  1. Target Keterampilan

Selama perkuliahan, mahasiswa diwajibkan untuk mencari ketrampilan yang menunjang memenuhi kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap bidan. Target ketrampilan ini harus dipenuhi pada masing-masing tahap yaitu tahap akademik dan tahap profesi. Jika mahasiswa belum melengkapi target yang telah ditetapkan maka mahasiswa bersangkutan tidak diperkenankan untuk mengikuti tahap selanjutnya.

 

Komponen

Sarjana

(Simulasi, observasi, partisipasi, reflektif)

Profesi

Total

(Kasus)

Partisipasi

Mandiri dibawah supervisi

Asuhan Pranikah dan Prakonsepsi

2 kasus

2 kasus

8 kasus

12

Asuhan Kehamilan

10 kasus

5 kasus

75 kasus

100

Asuhan Persalinan

5 kasus

5 kasus

40 kasus

50

Asuhan Nifas

5 kasus

15 kasus

80 kasus

100

Bayi Baru Lahir/ Neonates

5 kasus

5 kasus

40 kasus

50

Bayi, Anal Balita dan Prasekolah

5 kasus

15 kasus

80 kasus

100

KB dan Pelayanan Kontrasepsi

5 kasus

5 kasus

15 kasus

25

Asuhan Remaja

2 kasus

3 kasus

5 kasus

10

Asuhan Perimenopause

2 kasus

3 kasus

5 kasus

10

Continuity of care

1 kasus

1 kasus

3 kasus

5

Pendidikan Profesi Bidan

Program Studi D III Kebidanan merupakan salah satu program studi yang dibentuk dalam rangka menjawab tantangan global terkait pelayanan kesehatan ibu dan anak yang berkualitas dikelola secara professional dengan memperhatikan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, regulasi, mampu  berinovasi serta keterampilan yang diperlukan masyarakat dan Negara. Kurikulum Sarjana Kebidanan dan Pendidikan profesi bidan disusun mengacu pada profil lulusan Profesi Bidan, Capaian Pembelajaran yang mengacu pada deskripsi jenjang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) sesuai Perpres Nomor 8 Tahun 2012 dan Permenristekdikti No.44 tahun 2015 tentang SN-Dikti, yang terstruktur untuk tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visi keilmuan program studi. Penyelenggaraan Program Studi Sarjana Kebidanan dan Profesi Bidan berdasarkan pada Surat Keputusan (SK) Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI No 197/KPT/I/2019

Prodi Sarjana Kebidanan ITEKES Bali memiliki keunggulan dibidang asuhan komplementer dimana mahasiswa dibekali keterampilan terkait dengan Baby Spa, Yoga dalam kesehatan wanita dan Hypnobirthing. Pendidikan Sarjana Kebidanan pada tahap akademik ditempuh selama 8 semester dengan masa pendidikan paling lama 7 tahun dengan memperoleh gelar professional Sarjana Kebidanan (S.Keb), sedangkan pada tahap Profesi ditempuh selama 2 semester dengan masa pendidikan paling lama 3 tahun dengan gelar professional Bidan (Bd).

AKADEMIK

  1. Beban Studi

Adapun Jumlah beban studi seluruhnya adalah 180 SKS terdiri dari 145 SKS tahap akademik, teridiri dari 118 SKS beban kurikulum nasional, 6 SKS beban muatan lokal, dan 35 SKS profesi yang terdiri dari 33 SKS kurikulum rekomendasi AIPKIND dan 2 SKS muatan lokal dengan penyebaran untuk masing – masing tahap adalah sebagai berikuit :

  1. Tahap Akademik : 145 SKS
  2. Tahap Profesi : 35 SKS

Jumlah                         : 180 SKS

 

  1. Target Keterampilan

Selama perkuliahan, mahasiswa diwajibkan untuk mencari ketrampilan yang menunjang memenuhi kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap bidan. Target ketrampilan ini harus dipenuhi pada masing-masing tahap yaitu tahap akademik dan tahap profesi. Jika mahasiswa belum melengkapi target yang telah ditetapkan maka mahasiswa bersangkutan tidak diperkenankan untuk mengikuti tahap selanjutnya.

 

Komponen

Sarjana

(Simulasi, observasi, partisipasi, reflektif)

Profesi

Total

(Kasus)

Partisipasi

Mandiri dibawah supervisi

Asuhan Pranikah dan Prakonsepsi

2 kasus

2 kasus

8 kasus

12

Asuhan Kehamilan

10 kasus

5 kasus

75 kasus

100

Asuhan Persalinan

5 kasus

5 kasus

40 kasus

50

Asuhan Nifas

5 kasus

15 kasus

80 kasus

100

Bayi Baru Lahir/ Neonates

5 kasus

5 kasus

40 kasus

50

Bayi, Anal Balita dan Prasekolah

5 kasus

15 kasus

80 kasus

100

KB dan Pelayanan Kontrasepsi

5 kasus

5 kasus

15 kasus

25

Asuhan Remaja

2 kasus

3 kasus

5 kasus

10

Asuhan Perimenopause

2 kasus

3 kasus

5 kasus

10

Continuity of care

1 kasus

1 kasus

3 kasus

5

S-1 Teknologi Pangan

Teknologi pangan adalah aplikasi dari ilmu pangan untuk sortasi, pengawetan, pemrosesan, pengemasan, distribusi, hingga penggunaan bahan pangan yang aman dan bernutrisi. Dalam teknologi pangan, dipelajari sifat fisis, mikrobiologis, dan kimia dari bahan pangan dan proses yang mengolah bahan pangan tersebut diantaranya pemrosesan, pengawetan, pengemasan, penyimpanan dan sebagainya

Program studi Teknologi Pangan mempelajari proses produksi makanan dan memastikan makanan yang diproduksi aman untuk dikonsumsi dan memenuhi kebutuhan gizi konsumen. Maka dari itu, di prodi ini kamu juga akan mempelajari komponen kimiawi dan biologis di dalam makanan yang dapat berefek pada tubuh manusia. Selain itu, prodi Teknologi Pangan turut mempelajari efek sosial dari makanan yang kita konsumsi,termasuk bagaimana makanan mempengaruhi aspek ekonomi, psikologi dan kebudayaan.

Program Studi Sarjana Teknologi Pangan merupakan salah satu antisipasi tuntutan masyarakat tentang produk pangan yang sehat, aman, dan bermutu. Penyelenggaraan Program Studi Sarjana Teknologi Pangan ITEKES Bali berdasarkan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No.197/KPT/I/2005 tanggal 14 Maret 2019. Masa pendidikan Prodi Teknologi Pangan adalah 8 (delapan) semester. Sebutan Profesional Teknologi Pangan yaitu Sarjana Teknologi Pangan (S.TP.), dengan batas maksimal masa studi adalah 14 (empat belas) semester. Jumlah beban studi seluruhnya adalah 147 Satuan Kredit Semester (SKS).

AKADEMIK

Masa pendidikan Sarjana Teknologi Pangan ITEKES Bali adalah 8 semester yang terbagi dalam 4 tahap / tingkat. Sebutan Profesional Teknologi Pangan yaitu Sarjana Teknologi Pangan ( S.TP.), dengan batas maksimal masa studi adalah 14 semester.

 

1) Beban Studi

Jumlah beban studi seluruhnya adalah 147 SKS dengan penjabaran untuk masing – masing tahap adalah sebagai berikuit :

 

  1. Tahap I : 39 SKS
  2. Tahap II : 42 SKS
  3. Tahap III : 41 SKS
  4. Tahap IV : 25 SKS

Jumlah       : 147 SKS

 

2) Target Ketrampilan

Selama perkuliahan, mahasiswa diwajibkan untuk menguasai prinsip dan ketrampilan yang menunjang kompetensi sarjana teknologi pangan. Target keterampilan ini harus dipenuhi jika mahasiswa akan mengikuti UJIAN SKRIPSI. Jika mahasiswa belum melengkapi target yang telah ditetapkan maka mahasiswa bersangkutan tidak diperkenankan untuk mengikuti Ujian Skripsi.

Galeri


ITEKES BALI

Play

Mari Bergabung Bersama ITEKES Bali

Play

Layanan ITEKES BALI