Pelatihan BHD (Bantuan Hidup Dasar) Hand Hygiene DIV Keperawatan Anestesi dan DIII Kebidanan.

Pelatihan BHD (Bantuan Hidup Dasar) Hand Hygiene DIV Keperawatan Anestesi dan DIII Kebidanan.

Pengetahuan dalam menanggulangi penderita gawat darurat memegang porsi yang paling besar dalam menentukan keberhasilan pertolongan. Pada banyak kejadian penderita gawat darurat justru meninggal atau mengalami kecacatan yang diakibatkan karena kesalahan dalam melakukan pertolongan. Dan jika penderita gawat darurat mengalami luka, maka penanganannya pun harus benar agar tidak terjadi infeksi. Infeksi yang diperoleh dari fasilitas pelayanan kesehatan adalah salah satu penyebab utama kematian dan peningkatan morbiditas pada pasien. Infeksi yang tidak hanya didapatkan di rumah sakit, istilah infeksi nosokomial diperluas dengan istilah Healthcare-Associated Infections (HAIs). Dalam rangka menyikapi hal tersebut diatas ITEKES Bali Bali bekerjasama dengan Tim Yayasan Ambulans 118 Cabang Bali menyelenggarakan pelatihan bantuan hidup dasar dan bekerjasama dengan Tim PPI RSUP Sanglah dalam menyelenggarakan Pelaksanaan Hand hygiene untuk mahasiswa anestesi dan bidan yang akan melaksanakan praktik klinik keperawatan di Rumah Sakit. Adapun pelatihan BHD (Bantuan Hidup Dasar) yang diperuntukkan bagi mahasiswa DIV Keperawatan Anestesi dan DIII Kebidanan.Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dilakukan pada tanggal 17 20 Juni 2019 dan dilanjutkan dengan Pelatihan Hand Hygiene tanggal 21 Juni 2019. Total mahasiswa yang mengikuti pelatihan tersebut berjumlah 155 mahasiswa yang dibagi menjadi 114 mahasiswa DIV Keperawatan Aneatesi dan 41 Mahasiswi Kebidanan. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan akan tercipta lulusan perawat ITEKES Bali yang Profesional dan berdaya saing tinggi serta meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan dalam melaksanakan hand hygiene mahasiswa keperawatan sebelum dan setelah menangani pasien sehingga infeksi nosokomial dapat dihindari sehingga mampu memberikan pelayanan keperawatan yang optimal bagi masyarakat.